Masalah lagi, masalah lagi. Hidup Cuma ada masalah
dan masalah. Itu adalah kalimat yang sudah sering kita ucapkan ketika, segala
rencana tak terjadi seperti seharusnya. Itu menyedihkan. Orang-orang bilang
kita harus sabar dalam menghadapi apapun cobaan. Dan dimanapun kita mencari
jalan keluar, jalan terakhir dan pertama adalah memang sabar. Tapi sabar itu
seperti apa? Hanya diam saja dan merenung? Hanya berdoa dan terus berharap? Di
bawah ini akan saya bagi kekuatan yang bisa anda jadikan untuk menjadi manusia
tertangguh dalam menjalani apapun cobaan.
1.
Berdo’a
Kadang
kita diharuskan bertahan dari sebuah tekanan yang kita pikir sebelumnya tak
mungkin bisa dilalui. Setiap orang yang memberi saran, hanya akan mengatakan
hal yang sama. Meski kita tahu, tak satupun dari mereka yang sebenarnya bisa
memahami perasaan kita sendiri sekalipun hal ini terjadi pada mereka belum
tentu rasa itu sama. Jika semua terdengar tak masuk akal, dan semakin hari
semakin kacau. No where to run, pandu hatimu untuk berlari ke ruang iman.
Dimana ada Tuhan yang akan selalu mendengar do’a kita dan memberi kekuatan.
Bila Ia berkehendak, maka segalanya akan menjadi mudah.
2.
Jangan salahkan
orang lain
Apa
yang terjadi jika tak ada dia yang bertindak bodoh? Apa yang seharusnya bisa
dihindari jika tak ada dia yang sok pintar? Menyalahkan orang lain demi
membenarkan pendapat atas suatu kejadian yangn sudah terjadi sangtlah
menganggu. Tentu saja itu bukan jalan keluar untuk mengusir rasa dongkol dan
malah akan memperkeruh keadaan. Sikap positif yang dapat diambil untuk
menenangkan hati adalah anda dapat berfikir positif dan menyadari bahwa tidak
ada alasan untuk menyalahkan keadaan. Segala yang terjadi, telah Allah restui
dan itu pasti yang terbaik. Orang lain hanyalah perantara untuk menjadikan kita
lebih baik lewat beragam kejadian. Ingat, kita bukan apa-apa tanpa orang lain.
Sikap menghargai dan pemaaf adalah salah satu sikap yang harus kita miliki
untuk meraih sukses.
3.
Memegang Prinsip
Jika
kita sadar, bahwa kita dan orang lain itu sejatinya tak ada yang sama. Maka
dalam menjalani hidup kita harus punya prinsip dan memegang teguh prinsip
tersebut. Jangan sampai saat kita menceburkan diri ke dalam lingkup social, dan
tenggelam dalam “perkenalan” pada orang-orang sekitar, kita mengikuti arus yang
sebenarnya tidak kita ketahui “kemana” akhir dari aliran ini. Cukup anda
pahami, teman anda itu sifatnya B, sedang teman yang lain C dst anda harus
tetap berpegang pada kepribadian anda agar tidak “kehilangan” jati diri. Sebab
hanya anda yang tahu bagaimana anda sendiri.
4.
Jangan terlalu
dipikirkan
Karena banyak
masalah, karena banyak stress dan banyak lagi persoalan yang belum
terselesaikan ditambah sikap teman anda yang “tidak pernah” memahami keadaan.
Seakan hanya ada korek api dan bensin yang menjadi penyelesaiannya. Jalani saja
alur hidup yang ada. Ketika mereka lelah mereka akan berhenti. Dan semua akan
ada balasan atas apa yang
(Allright.. segini dulu ya kawan.. kita bahas rencana
tertangguh dalam part II. Semoga bermafaat dan segera tersenyum lebih baik lhoo
J )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar