Senin, 26 September 2016

Cara tangguh untuk jadi manusia tertangguh


Masalah lagi, masalah lagi. Hidup Cuma ada masalah dan masalah. Itu adalah kalimat yang sudah sering kita ucapkan ketika, segala rencana tak terjadi seperti seharusnya. Itu menyedihkan. Orang-orang bilang kita harus sabar dalam menghadapi apapun cobaan. Dan dimanapun kita mencari jalan keluar, jalan terakhir dan pertama adalah memang sabar. Tapi sabar itu seperti apa? Hanya diam saja dan merenung? Hanya berdoa dan terus berharap? Di bawah ini akan saya bagi kekuatan yang bisa anda jadikan untuk menjadi manusia tertangguh dalam menjalani apapun cobaan.

1.      Berdo’a
Kadang kita diharuskan bertahan dari sebuah tekanan yang kita pikir sebelumnya tak mungkin bisa dilalui. Setiap orang yang memberi saran, hanya akan mengatakan hal yang sama. Meski kita tahu, tak satupun dari mereka yang sebenarnya bisa memahami perasaan kita sendiri sekalipun hal ini terjadi pada mereka belum tentu rasa itu sama. Jika semua terdengar tak masuk akal, dan semakin hari semakin kacau. No where to run, pandu hatimu untuk berlari ke ruang iman. Dimana ada Tuhan yang akan selalu mendengar do’a kita dan memberi kekuatan. Bila Ia berkehendak, maka segalanya akan menjadi mudah.

2.      Jangan salahkan orang lain
Apa yang terjadi jika tak ada dia yang bertindak bodoh? Apa yang seharusnya bisa dihindari jika tak ada dia yang sok pintar? Menyalahkan orang lain demi membenarkan pendapat atas suatu kejadian yangn sudah terjadi sangtlah menganggu. Tentu saja itu bukan jalan keluar untuk mengusir rasa dongkol dan malah akan memperkeruh keadaan. Sikap positif yang dapat diambil untuk menenangkan hati adalah anda dapat berfikir positif dan menyadari bahwa tidak ada alasan untuk menyalahkan keadaan. Segala yang terjadi, telah Allah restui dan itu pasti yang terbaik. Orang lain hanyalah perantara untuk menjadikan kita lebih baik lewat beragam kejadian. Ingat, kita bukan apa-apa tanpa orang lain. Sikap menghargai dan pemaaf adalah salah satu sikap yang harus kita miliki untuk meraih sukses.

3.      Memegang Prinsip
Jika kita sadar, bahwa kita dan orang lain itu sejatinya tak ada yang sama. Maka dalam menjalani hidup kita harus punya prinsip dan memegang teguh prinsip tersebut. Jangan sampai saat kita menceburkan diri ke dalam lingkup social, dan tenggelam dalam “perkenalan” pada orang-orang sekitar, kita mengikuti arus yang sebenarnya tidak kita ketahui “kemana” akhir dari aliran ini. Cukup anda pahami, teman anda itu sifatnya B, sedang teman yang lain C dst anda harus tetap berpegang pada kepribadian anda agar tidak “kehilangan” jati diri. Sebab hanya anda yang tahu bagaimana anda sendiri.

4.      Jangan terlalu dipikirkan
Karena banyak masalah, karena banyak stress dan banyak lagi persoalan yang belum terselesaikan ditambah sikap teman anda yang “tidak pernah” memahami keadaan. Seakan hanya ada korek api dan bensin yang menjadi penyelesaiannya. Jalani saja alur hidup yang ada. Ketika mereka lelah mereka akan berhenti. Dan semua akan ada balasan atas apa yang

(Allright.. segini dulu ya kawan.. kita bahas rencana tertangguh dalam part II. Semoga bermafaat dan segera tersenyum lebih baik lhoo J )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar