Minggu, 21 September 2014

BELLYFULL

BELLYFULL

Aku ga tahu, apa yang dipikirin cowo’ saat mereka bilang, “Pokoknya aku Cuma mau sama kamu.” Hemmh kalimat itu, sebenernya punya arti ga sih??

Monday, September 22, 2014 Aku merasa kau telah punya jalan berbeda dari apa yang sebelumnya kita rencanakan. Sedikit tersinggung, namun aku tak lagi punya alasan ‘tuk katakan mengapa aku harus begini. Sebenarnya tak jadi masalah, ada jarak antara kita, tapi seakan harus dipermasalahkan saat kau bicara dengan topic garing, dan aku yang harus mempertaruhkan hati. SELALU!!!!
Kecewa, kala kau mengeluh dan menganggap semua ini hanyalah “keegoisanku”. Kau berteriak, dan menguji batas. Aku tak sekuat itu, kau tahu ???
Kau begitu susah mengimbangiku. Kekhawatiranmu mengunci semua kebebasan. Kau tak pernah mencoba keluar dari pintu duniamu. Kau begitu primitive akan cinta. Kau selalu memaksa sedang kau tak paham. Jalan di luar sana tak sekedar membuat kakimu berleleh darah, akan ada pecut berkawat menguliti hatimu, Merenggut paksa apa yang kau pertahankan, menghalang segala asa yang kau gantungkan. Keras sayang, sangat keras, begitu terjal jalan hidup untuk cinta itu. Aku tak yakin, kau siap untuk hadapi semua itu ssaat kau memilihku.

Segala ucapmu telah memagar pikirku dengan kebosanan. Ku hentak keraguan dan kau gulirkan bebatuan panas. Hammh… terobrak-abrik pearasaan. Tak kah kau lihat, I’ve had a bellyfull of your nagging... !!

Semua orang tahu, jarak bisa mengubah segalanya. Banyak yang tergadaikan atas pengorbanan, tapi tak ada yang menjamin semua itu bisa menebus “keharmonisan”. Ku harap kau tahu itu!! Ku pasrahkan engkau pada kekuatan batin, antara kejujuran dan kepercayaan. Detailnya hanyalah hati yang tahu. Sejauh ini semua baik2 saja, kita berjalan di atas jalur yang telah disediakan. Ya, kau dan aku menikmati irama cinta melantunkan syair dan terus menatap arah. Meski tak semanis mereka yang melangkah di depan, setidaknya waktu mau berikan kita ruang, dan aku menatapmu.

Cinta itu begitu tabu. Tak akan pernah sama disandingkan dengan berbagai rasa. Saat kau mencoba mengalah pada cinta itu sendiri, maka tak ada yang membuatmu yakin bahwa bahagia itu ada dalam celah hidupmu.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar