Karyamu, Sejarahmu. Jangan menunggu ditemukan untuk bisa mengubah dunia, temukan sebuah dunia yang ada pada dirimu untuk bisa bahagia dengan sederhana.
Selasa, 25 Maret 2014
bersambung
saat ini saya sedang fokus untuk mengeja mimpi... di atas buku harapan.. a utuk alasan b untuk bertahan c untuk cinta o untuk orang tua..
Rabu, 12 Maret 2014
longing to you..
R5 – FORGET ABOUT YOU LYRICS
Oh no, here we go
Hear your voice on the radio
Like every single song is about you
Every sec that we spent
Lots of mess stuck up in my head
Gets me so distracted and confused
Baby, I think I've lost my mind
Feels like you crashed into my life
I keep on losin' track of time
I'm so messed up, yeah
I'm so messed up!
I can't remember what I did tonight
Or even yesterday
Like, dude, where's my car?
Excuse me, what's my name?
Someone gave me these clothes
I can't remember who
My mind's a total blank
But I just can't forget about you, forget about you
Think that it's comin' back
Something about the time we had
Wish that we would've been recordin'
So right, super tight
Can't recall a thing last night
But woke up with a smile in the mornin'
Baby, I think I've lost my mind
Feels like you crashed into my life
I keep on losin' track of time
I'm so messed up, yeah
I'm so messed up!
I can't remember what I did tonight
Or even yesterday
Like, dude, where's my car?
Excuse me, what's my name?
Someone gave me these clothes
I can't remember who
My mind's a total blank
But I just can't forget about you, forget about you
I just can't forget about you
(Yeah, you, you, you)
Forget about you
(Oh, I just can't forget about you)
Which way is up? Which way is down?
Can't stop this room from spinning 'round
I'm floating high, high off the ground
Caught in my head, can't get you out
I can't remember what I did tonight
Or even yesterday
Like, dude, where's my car?
Excuse me, what's my name?
Someone gave me these clothes
I can't remember who
My mind's a total blank
But I just can't forget about you, forget about you
I just can't forget about you
Forget about you
Oh, whoa
Oh, whoa, oh
Oh, whoa
Oh, oh, oh
i mean abt success
Jalan hidup kita sudah tak
lagi sama. Kadang kala kita mengenal satu atau lebih orang yang tak mampu
mengerti jalan pikiran kita yang mungkin sebenarnya adalah orang yang sangat
kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Terkadang hidup ini sangat
mengenal kelelahan yang terasa dalam benak maupun perilaku yang mungkin tak
dapat kita tentukan motif yang sebenarnya ingin kita lakukan dalam menjalani
hubungan yang sebenarnya.
Apakah
sebenarnya keinginan yang menjadi
kekuatan terpenting adalah keyakinan akan diri sendiri. Bukan atas apa yang
kita miliki atau apa yang kita inginkan pada saat itu juga. Walaupun pada
nantinya akan sempat merasa ketidakadilan dalam hidup, yang dapat menjadi
pegangan dalam hati hanyalah rasa yakin bahwa kita mampu. Meskipun kenyataan
sering berperan negatif dalam mewujudkan apa yang kita inginkan. Namun bukankah
keinginan adalah keinginan yang hanya sebatas harapan yang tak akan pernah
terwujud sampai kapanpun, jika yang kita yakini hanyalah kesuksesan itu ada.
Ingat yakin saja tidak cukup untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Semua
hanya simbol untuk menggerakkan semua saraf dan organ tubuh kita untuk bergerak
dan terus maju dalam mencapai langkah yang baru pada setiap harinya. Setiap
sukses itu diperoleh orang sukses dengan melewati banyak dan beragam
tantangan,resiko,dan pengalaman terlebih dahulu. Tak seorangpun di dunia ini
mampu mengalami atau menikmati kesuksesan tanpa bekerja keras. Karena sejatinya
sukses itu bukanlah tercapainya apa yang
kita harapkan atau kita impikan, melainkan adanya rasa bahagia ketika
kita mampu melewati apa yang menjadi rintangan di kala kemarin kita
menginginkan suatu keinginan. Banyak orang yang menganggap sukses itu hanya
sebatas materi. Tapi kenyataan yang sebenarnya tida semua orang dapat seperti
itu.
Memang tak
pernah adil menjadi pribadi yang merasa terasingkan saat semua orang merasa bahagia
atas kehidupannya yang begitu terlihat sempurna, sedangkan kita masih harus
berusaha lagi bahkan dari bawah dan bawah lagi, hanya untuk mendapatkan
kepuasan layaknya kehidupan orang yang kita lihat.
|
|
Karena sejatinya sukses itu bukanlah tercapainya apa yang kita harapkan atau kita impikan, melainkan adanya rasa bahagia ketika kita mampu melewati apa yang menjadi rintangan di kala kemarin kita menginginkan suatu keinginan.
Hidup itu tidak semudah dan sesimpel apa yang
sepertinya terlihat, namun jika kita bisa melihat apa yang mungkin tak terlihat
maka kita akan tahu, bahwa sebenarnya ada banyak yang harus kita kejar selain
materi. Namun sayang, banyak diantara kita yang terlanjur tergiur terlalu jauh
dengan kemewahan yang ada. Hingga tak sedikit diantara mereka yang merasa putus
asa ketika tak juga dapat menikmati apa yang mereka inginkan padahal kerja
keras mereka juga tak pernah putus. Jika kita mau berfikir dengan hati, apakah
sebenarnya yang kurang? Yang membuat kita menginginkan kemewahan tak juga bisa
mendapatkannya, jika kita juga selalu bekerja keras. Yang kita cari adalah
sesuatu yang sangat penting, bahkan sangat penting. Dengan kemewahan semua
dapat berubah, kehidupan yang sebelumnya serba kurang dapat berubah menjadi
cukup bahkan hingga lebih dan terhambur-hamburkan.
Selasa, 04 Maret 2014
Kosong Jiwaku
Seakan terlepas
dari bayangan embun yang terjatuh lewat lamunanku yang buta, mencari dan menengadahkan
pandangan lugu mengitari sosok manusia yang tengah berjejal dalam pikiran yang
rumit. Sesekali ku tatap ia lewat kaca jendela yang kecil,ku pikirkan apa saja
yang ku simak dari pertikaian batin malam ini, namun rasanya begitu sulit untuk
dapat mengerti pendapat dan kata hati yang berjuang menunjukkan arah. Andaikan
menjadi sesuatu yang mungkin bisa kubaca mungkin akan menjadi lebih berharga
untuk sekedar menangkap rasa takut.
Sepertinya jiwaku
tengah sakit, hingga ia tertidur dan tak ingin terbangun kembali.
Bukanlah suatu
kesengajaan jika mata ini tak kuasa menatap jerami-jerami yang tengah mengeluh
dingin merasakan cucuran air yang menembus tubuhnya semakin membuatnya
terkikis. Bukan pula suatu alasan untuk tidak mendengar ayam berkokok sedang
membusungkan dada dan menggagahkan diri lewat kenyaringan suaranya menembus
dinding kandang kawannya di seberang jalan hingga tibalah ia mendengar sautan.
Bukan, sungguh bukan itu yang sebenarnya tejadi, namun jika kau mau membuka
nurani, semua ini adalah ketika hati menjadi asing, ketika hati tidak tahu
harus menjadi siapa dan seperti apa untuk hidup dan ketika hati tengah tersesat
dalam suatu renungan yang tak bertuan. Begitu ganjil dan begitu suram. Begitu
gelap dan begitu dingin.
Mungkin tidak akan
benar jika waktu akan menjadi mimpi bersama harapan yang terlanjur beku di
dasar kekosongan hati. Seakan langit akan segera runtuh dan menimbun beberapa
wajah yang sedang terlelap. Namun sang
surya tidak juga terbangun untuk mengusir penjaga malam yang buas, yang sedang berkeliaran
menyandera mimpi-mimpi kami yang tengah berbunga. Seolah memang sengaja mereka
menghentikan kedipan kami yang telah lelah.
Hingga sekarang aku
harus merajut kepercayaan diri untuk sekedar tinggal dalam dunia yang kecil
bersama diriku sendiri. Aku mengetahui rasanya sakit itu adalah lebih dari
sekedar airmata yang jatuh. Aku merasakan ini adalah ketika hujan itu tak lagi
ada untuk menjadi penghilang rasa panas. Mungkin akan menjadi sesuatu yang tak
bisa ku mengerti hingga kicauan burung telah menyambut embun pagi yang
mengembang di atas dedaudan esok pagi.
Apakah benar ada
nafas lain yang terhembus saat aku mengucapkan kata cinta untuk sang Khalik.
Apakah benar ada jiwa-jiwa yang tengah mengerumuniku ketika aku sedang tak lagi
berdaya menunggu keajaiban. Dan apakah benar ada debu-debu suci yang terhimpit
lewat gesekan tangan dan wajahku ketika aku mengaminkan do’a dikala orang-orang
sedang mendengkur. Mungkin salah satu ruang di sana, para malaikatku tengah
menatap wajahku dengan harapan yang besar. Seiring dengan gerak bibirnya yang
tergigit pedih menahan air mata. Mungkin itu adalah isyarat untuk tidak
menangisi tubuhku yang mulai kurus sedang terkulai di atas bulu-bulu angsa yang
terselimuti kain putih, isyarat untuk tidak mendengar mulutku mengeluh ketika
rasa sakit ini kembali mencumbu kedamaian yang ku sembunyikan dalam jantungku. Aku
memang mengerti rasanya, namun aku tak mengerti cara menghentikan mereka,
karena darah yang mereka alirkan dalam nadiku menyimpan kasih sayang yang begitu
murni tanpa bisa ku hentikan dengan sendirinya. Tapi itulah yang menjadi alasan
kemungkinan mengapa tangan dari Izrail belum juga memapahku.
waiting and looking 4 something
Hari ini terlewati dengan buruk .3/4/2014 9:38:15 PM semua yang terencana menjadi cuilan hari yang pahit. Aku termakan
sakit. Nafasku susah dan kepalaku tak ingin mengerti bagaimana seharusnya kuat.
Aku hanya terlelap dalam pikiranku yang tak bisa terjawab. Ada perasaan sepi
dan bosan yang telah membatasi jalan mimpiku. Aku kebanyakan berhayal dengan
ungkapan manis dari cerita fiktifku sendri. Kadang ada yang membuatku merasa
begitu tak berguna dengan banyak impian kosong yang menyandingku. Aku semakin
bosan sendiri dengan harapan yang ku palsukan karena keadaan. Menyakitkan. Ada
yang mengerti apa yang aku pikirkan ? sejatinya aku bukan pribadi yang monoton
dengan segala keunikan. Seperti halnya mereka yang punya ambisi besar untuk
menjadi lebih dari orang di sekitarnya. Aku merasa jalan ini terlalu sulit
untuk dianggap mudah.
Akhir-akhir ini aku sering berfikir akan kematian. Dimana ada
ketakutan berlebih pada apa yang telah ku lakukan semasa “gila” masih menjadi
pilihan. Begitu keras, tapi aku tak paham bagaimana mengungkapkan. Rasa lelah
ini membujukku untuk terus bermimpi degan sisa harapan. Aku memang tak begitu
bisa mengandalkan kemampuanku menjelajahi duniaku sendiri, tapi aku tak punya
kuasa menghentikan denyut cita yang mengangkat daguku untuk tidak lagi bertatap
dengan masa lalu. Ini sangat pahit.
Ingin menangis dan berharap perhatian dari seseorang. Ingin ciptakan cinta dari bagian yang hilang. Tidak bisa mengerti, namun aku merasakan sesuatu yang mengganjal. Dimana? Dalam kenyataan.
love meet fool
Aku merasa lengkap dengan semua
kekurangan dan kelebihan ini. Semua seakan begitu mudah saat kau merangkulku
dengan banyak senyuman hangat. Tak mengerti mengapa jiwaku tenang hanya dengan
mendengarmu bicara. Bukan sesuatu yang penting, tapi kau memalingkan wajahmu ke
arahku dengan tatapan yang tak bisa ku tebak. Aku selalu terhanyut. Hanya
dengan suasana dan kebiasaan ini. Kau membuatku mengerti bagaimana sebuah
ketulusan itu mencair hanya dengan melepaskan segala beban penat ini dalam masa
gelap.
Seolah hanya dengan hal-hal kecil
manis yang kau taburkan dalam hari-harikulah yang membuatku ingin mengerti
sekali lagi bagaimana hidup bahagia itu. Banyak yang menggumpal di sini. Sedang
aku hanya sendirian dengan kenyataan. Seribu pengandaian telah ku bakar dalam
jejak-jejak hari. Aku ingin ditemukan, tapi waktu mengajariku sabar bersama
dengan tekanan ini. Aku masih mencari namun terkadang ada yang membuatku lelah.
Hidupku, hanya tentang aku dan
pencarian. Antara alasan dan tanda tanya. Segalanya, menjadi sulit dengan
ketakutan ini. Semuanya menjadi mudah dengan keyakinan ini. Tapi semua tak bisa
ku hidupkan lebih lama. Aku bukan orang yang paham dengan kebahagiaan. Tapi aku
juga bukan orang yang tak pernah bersyukur dengan apa yang telah diberkan. Tapi
ini tentang bagaimana kau ingat, ada banyak yang telah kukumpulkan dan ada
banyak yang hilang dan terambil. Aku ini hanya bayangan tipis dari masa depan
takdirku. Aku ini putaran awan yang menunggu hujan dan petir.
Ku harap kau tak lelah mendengarku
bicara. Tak lelah mendengarku mengeluh akan ketidakseimbangan. Dan selalu membiarkanku
bebas dalam dunia kecil bersamamu. Aku tak lagi mengerti apa yang harus ku cari
selain waktu.
Warnai aku dengan banyak ceritamu, dan
aku akan terlelap untuk kembali hidup dengan ragam impiku yang tersandar jera.
Aku bukan orang yang mudah mengerti perasaan itu bagaimana, jika aku tak
melihatmu menatapku dengan suasana ini. Beri aku senyuman tatapan dan sekilas
kedipan berbeda. Beri aku waktu sebentar, lalu bawa aku berlari di atas pecahan
kaca itu. Sebab aku telah siap menari. Sekalipun itu harus berbalut sobekan
luka. Kau bersamaku dan tak ada lagi yang membuatku sakit. Akupun tak paham,
tapi aku selalu ingin mencoba lebih dalam lagi, lebih sakit lagi, lebih kuat
lagi, dan lebih pahit lagi. Selagi kau mengerti, aku membutuhkanmu seperti aku
membutuhkan waktu aku tak mungkin mundur dan menunduk.
Ingat dengan angin ini? Ia pernah
menyentuh rambutmu, dan matamu berbicara padaku. Sebentar lagi, sebentar lagi.
Masih ada yang ingin ku lekatkan di hatimu. Perasaan aneh ini dan seribu lebih
tanda tanya akan keraguanku. Dan jangan beri aku waktu lebih lama dari dua
menit, beri aku kepastian dan sambutlah lebih hangat lagi cinta ini. Aku
mengerti, kau dan aku adalah bagian dari takdir .
Langganan:
Komentar (Atom)