Minggu, 08 Desember 2013

Bayangan Pengagummu...


Rasanya senang bisa sedikit dekat dengan dia. J membuatku ingin lebih mengenalnya lebih jauh. Sebelum berlalu, ia sempat menatapku bersama dengan iringan senyum manisnya yang menukik tajam menyambar hatiku. Ini sepertinya perasaan gila, yang mirip dengan cinta. Tapi bukan sama sekali cinta. Ini hanya awal baru. Sembari lewat di hadapku, memang ia mengalihkan pandangannya ke sisi lain, tapi tangannya usil mencubit jilbabku. Hey, aku semakin tertarik dengan tingkahnya. Sebenarnya, ia sama sekali tidak menarik, tapi banyak hal yang membuatnya menyenangkan. Ya walaupun hanya melihatnya. Entahlah.. ini seperti perasaanku yang kemarin. Perasaan yang hanya penasaran bagaimana si itu dan si ini sebenarnya. Yang kemarin biarlah berlalu, ah.. dia hanya orang gila konyol yang memberi kekosongan hati dibalik penuhnya mimpi. Harapan palsu? Ya mungkin memang itu tepatnya.
Aku ingin lebihdekat denganmu, jika Allah menghendaki. Setidaknya kita bisa berteman baik. Dan aku bisa mendapat nomormu, dan kita bisa lebih baik dari sekedar mencuri pandang.
Tapi sepertinya, aku bukan typemu. Itu juga jadi masalah yang cukup memilukan. Hah.. bagaimana selanjutnya? Aku harus jadi pemuja rahasiamukah? Ya ampuuun… itu akan sangat menderita sekali. Aku menguntitmu dari balik pundak seseorang, mencongkel perhatianmu dengan tingkah aneh, memantraimu dari jauh, dan lebih memilukan lagi.. aku hanya bisa melakukan itu……
Kasihani aku cinta. Waktuku tak banyak untuk bisa jadi seperti  itu. Kau tahu, kami akan berpisah bulan depan. Sedang kami baru saling mengisi tatapan. Bahkan yang lebih pahit lagi, aku tidak tahu apakah kamu sudah punya pacar atau belum? Sudahkah kau tertarik dengan gadis lain? Ku harap semuanya terjawab dengan kata TIDAK.
Malam ini aku sedikit tidur lebih larut 12/9/2013 2:46:29 PM dan aku sedang memikirkanmu. Hanya memikirkanmu. Padahal kau pun mengerti otakku hampir kering dengan keirian akan kesuksesan orang lain. Lupakan, ku harap malam ini kau bermimpi akan kesan pertama kita. Tak manis mungkin, tapi aku menyukainya, bahkan sangat menyukainya. Kau mendengar hatiku mengatakannya padamu? J
Ya Allah dekatkan aku dengannya.. ku mohon ya Allah.. meskipun itu hanya sekedar teman akrab atau sekedar teman basa basi. Ku harap kita semakin dekat. Amin. Terimakasih ya Allah…

Selamat malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar