Jumat, 20 Desember 2013

Cara Untuk Menjadi Manusia Tertangguh



Cara Untuk Menjadi Manusia Tertangguh
Masalah lagi, masalah lagi. Hidup Cuma ada masalah dan masalah. Itu adalah kalimat yang sudah sering kita ucapkan ketika, segala rencana tak terjadi seperti seharusnya. Itu menyedihkan. Orang-orang bilang kita harus sabar dalam menghadapi apapun cobaan. Dan dimanapun kita mencari jalan keluar, jalan terakhir dan pertama adalah memang sabar. Tapi sabar itu seperti apa? Hanya diam saja dan merenung? Hanya berdoa dan terus berharap? Di bawah ini akan saya bagi kekuatan yang bisa anda jadikan untuk menjadi manusia tertangguh dalam menjalani apapun cobaan.
1.       Berdo’a
Kadang kita diharuskan bertahan dari sebuah tekanan yang kita pikir sebelumnya tak mungkin bisa dilalui. Setiap orang yang memberi saran, hanya akan mengatakan hal yang sama. Meski kita tahu, tak satupun dari mereka yang sebenarnya bisa memahami perasaan kita sendiri sekalipun hal ini terjadi pada mereka belum tentu rasa itu sama. Jika semua terdengar tak masuk akal, dan semakin hari semakin kacau. No where to run, pandu hatimu untuk berlari ke ruang iman. Dimana ada Tuhan yang akan selalu mendengar do’a kita dan memberi kekuatan. Bila Ia berkehendak, maka segalanya akan menjadi mudah.

2.       Jangan salahkan orang lain
Apa yang terjadi jika tak ada dia yang bertindak bodoh? Apa yang seharusnya bisa dihindari jika tak ada dia yang sok pintar? Menyalahkan orang lain demi membenarkan pendapat atas suatu kejadian yangn sudah terjadi sangtlah menganggu. Tentu saja itu bukan jalan keluar untuk mengusir rasa dongkol dan malah akan memperkeruh keadaan. Sikap positif yang dapat diambil untuk menenangkan hati adalah anda dapat berfikir positif dan menyadari bahwa tidak ada alasan untuk menyalahkan keadaan. Segala yang terjadi, telah Allah restui dan itu pasti yang terbaik. Orang lain hanyalah perantara untuk menjadikan kita lebih baik lewat beragam kejadian. Ingat, kita bukan apa-apa tanpa orang lain. Sikap menghargai dan pemaaf adalah salah satu sikap yang harus kita miliki untuk meraih sukses.

3.       Memegang Prinsip
Jika kita sadar, bahwa kita dan orang lain itu sejatinya tak ada yang sama. Maka dalam menjalani hidup kita harus punya prinsip dan memegang teguh prinsip tersebut. Jangan sampai saat kita menceburkan diri ke dalam lingkup social, dan tenggelam dalam “perkenalan” pada orang-orang sekitar, kita mengikuti arus yang sebenarnya tidak kita ketahui “kemana” akhir dari aliran ini. Cukup anda pahami, teman anda itu sifatnya B, sedang teman yang lain C dst anda harus tetap berpegang pada kepribadian anda agar tidak “kehilangan” jati diri. Sebab hanya anda yang tahu bagaimana anda sendiri.

4.       Jangan terlalu dipikirkan
Karena banyak masalah, karena banyak stress dan banyak lagi persoalan yang belum terselesaikan ditambah sikap teman anda yang “tidak pernah” memahami keadaan. Seakan hanya ada korek api dan bensin yang menjadi penyelesaiannya. Jalani saja alur hidup yang ada. Ketika mereka lelah mereka akan berhenti. Dan semua akan ada balasan.

ok kita share lagi ya kapan2... see ya..

Kamis, 12 Desember 2013

rasanya patah hati


Paras, pesona, dan pijar
Ketika dia datang membawa bunga nan menawan...
Aku terkagum dan memberinya sejuta kesan...
Di mataku dia sungguh indah dan tanpa cela..
Aku membanggakan dan sangat mengaguminya..
Hingga semua yang berharga ku berikan padanya..
Hanya untuk membuatnya selalu ada dengan ku..
Aku semakin tertarik dan tak ingin melepasnya..
Tuturnya yang ramah dan halus membuatku tenggelam dalam buaian lembutnya...
Hingga pada suatu ketika...
Aku dihempaskannya dengan kasar dan jauh...
Hingga aku terpelanting dalam dunia yang teramat asing...
Di sana aku sendirian...
Duduk dan mengeluhkan kebodohanku yang mencintainya...
Rasanya sakit dan begitu memilukan...
Entah bagaimana aku mempercayainya...
Tapi aku masih tak sanggup untuk mengangkat kepalaku..
Aku takut dan terus gelisah untuk kembali menghirup nafas..
Ternyata aku telah sangat keliru menilainya...
Ohhh....tuhan.....
Bantulah aku untuk menghapusnya dari ingatanku....
Izinkan aku kembali menjadi siapa aku...
Tanpa pernah kembali menemukannya...

Minggu, 08 Desember 2013

Bayangan Pengagummu...


Rasanya senang bisa sedikit dekat dengan dia. J membuatku ingin lebih mengenalnya lebih jauh. Sebelum berlalu, ia sempat menatapku bersama dengan iringan senyum manisnya yang menukik tajam menyambar hatiku. Ini sepertinya perasaan gila, yang mirip dengan cinta. Tapi bukan sama sekali cinta. Ini hanya awal baru. Sembari lewat di hadapku, memang ia mengalihkan pandangannya ke sisi lain, tapi tangannya usil mencubit jilbabku. Hey, aku semakin tertarik dengan tingkahnya. Sebenarnya, ia sama sekali tidak menarik, tapi banyak hal yang membuatnya menyenangkan. Ya walaupun hanya melihatnya. Entahlah.. ini seperti perasaanku yang kemarin. Perasaan yang hanya penasaran bagaimana si itu dan si ini sebenarnya. Yang kemarin biarlah berlalu, ah.. dia hanya orang gila konyol yang memberi kekosongan hati dibalik penuhnya mimpi. Harapan palsu? Ya mungkin memang itu tepatnya.
Aku ingin lebihdekat denganmu, jika Allah menghendaki. Setidaknya kita bisa berteman baik. Dan aku bisa mendapat nomormu, dan kita bisa lebih baik dari sekedar mencuri pandang.
Tapi sepertinya, aku bukan typemu. Itu juga jadi masalah yang cukup memilukan. Hah.. bagaimana selanjutnya? Aku harus jadi pemuja rahasiamukah? Ya ampuuun… itu akan sangat menderita sekali. Aku menguntitmu dari balik pundak seseorang, mencongkel perhatianmu dengan tingkah aneh, memantraimu dari jauh, dan lebih memilukan lagi.. aku hanya bisa melakukan itu……
Kasihani aku cinta. Waktuku tak banyak untuk bisa jadi seperti  itu. Kau tahu, kami akan berpisah bulan depan. Sedang kami baru saling mengisi tatapan. Bahkan yang lebih pahit lagi, aku tidak tahu apakah kamu sudah punya pacar atau belum? Sudahkah kau tertarik dengan gadis lain? Ku harap semuanya terjawab dengan kata TIDAK.
Malam ini aku sedikit tidur lebih larut 12/9/2013 2:46:29 PM dan aku sedang memikirkanmu. Hanya memikirkanmu. Padahal kau pun mengerti otakku hampir kering dengan keirian akan kesuksesan orang lain. Lupakan, ku harap malam ini kau bermimpi akan kesan pertama kita. Tak manis mungkin, tapi aku menyukainya, bahkan sangat menyukainya. Kau mendengar hatiku mengatakannya padamu? J
Ya Allah dekatkan aku dengannya.. ku mohon ya Allah.. meskipun itu hanya sekedar teman akrab atau sekedar teman basa basi. Ku harap kita semakin dekat. Amin. Terimakasih ya Allah…

Selamat malam.

Rabu, 09 Oktober 2013

harapan kosong



Semakin dalam dan semakin sakit....serasa tak lagi ada yang bisa ku harapkan dari diriku sendiri.
 Aku terus menangis tanpa tahu apa yang sebenarnya ku tangisi....
Aku tiba-tiba terlempar dari duniaku sendiri, dimana aku tertawa dan bahagia bersama mereka yang memberiku cerita manis, menikmati kehidupanku dengan ribuan expresi yang damai...
aku masih ingat ketika sayup-sayup nada cinta itu terucap dalam keheningan, aku masih ingat ketika teriakan bahagia itu membumbung tinggi di antara keceriaan, aku masih ingat ketika semua orang mengerti dan menganggapku ada.....
tapi sekarang entahlah,,,
aku tak bisa mengenali siapa aku, aku kehilangan semuanya begitu saja, seketika dan tak terekam dalam bentuk media apapun.